Manusia sebagai mahluk individu dan sosial
(mahluk polekbudpsikol)
A. Manusia Sebagai Mahluk Individu
Manusia lahir sebagai mahluk individual yang bermakna tidak terbagi atau tidak terpisahkan antara jiwa dan raga. Secara biologis manusia dilahirkan dengan kelengkapan fisik yang tidak berbeda dengan mahluk hewani. Jiwa manusia merupakan satu kesatuan dengan raganya untuk selanjutnya melakukan aktivitas atau kegiatan. Dalam perkembangannya manusia sebagai mahluk individu tidak hanya bermakna kesatuan jia dan raga, tetapi akan menjadi pribadi yang khas dengan corak kepribadiannya tetapi akan menjadi termasuk kemampuan kecakapannya karena manusia mempunyai karakteristik masing-masing.
Personality(kepribadian) adalah susunan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu, yang memberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yang khas.
Unsur-unsur kepribadian(Personality) meliputi:
Pengetahuan, merupakan segala sesuatu yang kita ketahui sebagai hasil penggunaan dari panca indra,dan pengetahuan ini meliputi:
- Persepsi merupakan seluruh proses akal manusia yang khas
- Apersepsi merupakan pengganbaran oleh manusia berbeda dengan foto, manusia tefokus pada bagian-bagian khusus diolah oleh akal fikir, digabung dengan penggambaran lama lalu diproyeksikan sebagai penggambaran baru dengan pengertian baru.
• Pengamatan, merupakan pemusatan akal yang lebih intensif.
• Konsep merupakan suatu penggambaran abstrak.
• Fantasi, dalam pengamatan ada penggambaran yang ditambah-tambahkan, dibesarkan, dikurangi, dikecilkan pada bagian-bagian tertentu adapula yang digabungkan penggambaran lain yang dalam kenyataannya tidak ada penggambaran yang realistic.
- Perasaan, merupakan suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang karena pengaruh pengetahuannya dinilainya sebagai keadaan positif atau negative.
Dorongan untuk :
- mempertahankan hidup
- Seks
- Mencari makan
- Berinteraksi
- Meniru
- Berbakti
- Keindahan
B. B.Manusia Sebagai Mahluk Sosial
Manusia merupakan mahluk sosial soalnya manusia tidak bisa hidup sendiri,manusia saling membutuhkan dan harus bersosialisasi dengan manusia lainnya atau mahluk nbermasyarakat karena itu adalah kodrat manusia.
Dikatakan makhluk sosial karena mempunyai alasan,yaitu:
• Manusia tunduk pada aturan norma social
• Perilaku manusia mengharapkan penialaian dari orang lain.
• Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain.
• Potensi manusia akan berkembang apabila ia hidup ditengah-tengah manusia.
Keberadaan sebagai mahluk social, menjadikan manusia melakukan peran-peran sebagai berikut:
-Melakukan interaksi dengan manusia lain atau kelompok.
-Membentuk kelompok-kelompok social
-Menciptakan norma-norma social sebagai pengaturan tertib kelompok.
C. Manusia Sebagai Mahluk Politik
Sebagai mahluk politik manusia membutuhkan orang lain dan memiliki strategi dalam mempertahankan kehidupannya, sehinnga kehidupannya dengan masyarakat dan organisasi social merupakan sebuah keharusan. Dengan politik manusia bias merencanakan dan menyusun startegi dalam bertindak. Karena manusia tidak lepas dari yang namanya politik maka manusia dinamakan sebagai mahluk politik.
D. Manusia Sebagai Mahluk Ekonomi
Sebagai mahluk social dan mahluk ekonomi pada dasarnya selalu menghadapi masalah ekonomi. Inti dari permasalahn ekonomi yang dihadapi manusia adalah kenyataan bahwa kebutuhan manusia jumlahnya tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas.
Sebagai mahluk ekonomi yang bermoral, manusia berusaha memilih dna menggunakan sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhannya dengan memerhatikan nilai-nilai agama dan norma-norma social, tidak merugikan orang lain, menggunakan sumber daya alam secara selektif serta memerhatikan kelestarian lingkungan.
E. Manusia Sebagai Mahluk Budaya
Manusia adalah mahluk budaya artinya mahluk yang berkemampuan menciptakan kebaikan, kebenaran, keadailan dan bertanggungjawab. Sebagai mahluk berbudaya, manusia membudayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan baik bagi dirinya maupun masyarakat demi kesempurnaan hidupnya.
Tujuan dari pemahaman manusia sebagai mahluk berbudaya, agar dapat dijadikan dasar pengetahuan dalam mempertimbangkan dan mensikapi berbagai problematika budaya yang berkembang dimasyarakat sehingga manusia tidak semata-mata merupakan mahluk biologis saja namun juga sebagai mahluk social, ekonomi, politik dan mahluk budaya.
MANUSIA DAN PERMASALAHANNYA
Masalah social muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Sebuah masalah dikatakan sebagai masalah sosial apabila bersangkutan dengan hubungan antar manusia dan menganggu keutuhan bermasyarakat. Pada dasarnya, masalah sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan moral.
Untuk mengklasifikasikan suatu persoalan sebagai masalah sosial yaitu dengan tata kelakuan yang menyimpang dan ukuran-ukuran umum segi moral.
Setiap masyarakat mempunyai ukuran yang berbeda waktu da tempat.
Masalah sosial menyangkut analisis tentang macam-macam gejala kehidupan masyarakat. Sedangkan problema sosial meneliti gejala-gejala abnormalmasyarakat dengan maksud untuk memperbaiki atau bahkan menghilangkannya. Oleh karena itu manusia tidak mungkin ditelaah tanpa mempertimbangkan ukuran-ukuran masyarakat mengenai apa yang dianggap baik dari apa yang dianggap buruk.
Ada 4 kategoris penyebab masalah sosial:
1. Faktor ekonomi: kemiskinan, pengangguran.
2.Faktor biologis: penyakit .
3.Faktor Psikologis:syaraf,bunuh diri.
4.Faktor Kebudayaan:perceraian dan kejahatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar