Rabu, 06 April 2011

ISBD tentang kasih sayang dan cinta

ASEP SAEPUDIN
09541100
2B
BIO

"cinta dan kasih sayang"

Kenapa seorang ibu tega membunuh anaknya!!!
Menurut saya ibu tersebut tidak memiliki rasa cinta dan sayang terhadap anaknya. Atau mungkin ibu tersebut tidak menghendaki kehadiran anaknya, sehingga dia membunuh darah dagingnya sendiri. Tapi ada juga seorang ibu yang tega membunuh anaknya karena alasan ekonomi atau suatu permasalahan keluarga sehingga ibu tersebut beranggapan daripada anaknya menderita lebih baik mati. Namun hal tersebut tentu saja dilarang oleh agama, karena seorang anak adalah titipan dari Allah yang harus dijaga dan di rawat dengan penuh kasih sayang. Jika ibu tega membunuh anaknya berarti dia tidak memiliki iman yang kuat dan tidak berperikemanusiaan.

Kenapa seorang kekasih membunuh kekasihnya?????
Hal tersebut bisa disebabkan karena rasa cemburu yang begitu besar, karena mungkin kekasihnya itu selingkuh. sehingga dia membunuh kekasihnya dengan alasan jika kekasihnya itu mati tidak akan ada lagi yang namanya perselingkuhan. Selain itu bisa disebabkan karena sakit hati, mungkin dia pernah disakiti oleh kekasihnya sehingga menyisakan dendam yang berujung pada pembunuhan. Seharusnya rasa cinta dan sayang tidak harus diakhiri dengan hal semacam itu. Ataupun rasa dendam lebih baik diatasi dengan lapang dada bukan dengan membalas dendam.

Minggu, 27 Maret 2011

ISBD ASEP SAEPUDIN. NIM: 09541100. BIOLOGI 2B

Manusia sebagai mahluk individu dan sosial
(mahluk polekbudpsikol)

A. Manusia Sebagai Mahluk Individu

Manusia lahir sebagai mahluk individual yang bermakna tidak terbagi atau tidak terpisahkan antara jiwa dan raga. Secara biologis manusia dilahirkan dengan kelengkapan fisik yang tidak berbeda dengan mahluk hewani. Jiwa manusia merupakan satu kesatuan dengan raganya untuk selanjutnya melakukan aktivitas atau kegiatan. Dalam perkembangannya manusia sebagai mahluk individu tidak hanya bermakna kesatuan jia dan raga, tetapi akan menjadi pribadi yang khas dengan corak kepribadiannya tetapi akan menjadi termasuk kemampuan kecakapannya karena manusia mempunyai karakteristik masing-masing.
Personality(kepribadian) adalah susunan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari tiap-tiap individu, yang memberikan kepadanya suatu identitas sebagai individu yang khas.
Unsur-unsur kepribadian(Personality) meliputi:
Pengetahuan, merupakan segala sesuatu yang kita ketahui sebagai hasil penggunaan dari panca indra,dan pengetahuan ini meliputi:
- Persepsi merupakan seluruh proses akal manusia yang khas
- Apersepsi merupakan pengganbaran oleh manusia berbeda dengan foto, manusia tefokus pada bagian-bagian khusus diolah oleh akal fikir, digabung dengan penggambaran lama lalu diproyeksikan sebagai penggambaran baru dengan pengertian baru.
• Pengamatan, merupakan pemusatan akal yang lebih intensif.
• Konsep merupakan suatu penggambaran abstrak.
• Fantasi, dalam pengamatan ada penggambaran yang ditambah-tambahkan, dibesarkan, dikurangi, dikecilkan pada bagian-bagian tertentu adapula yang digabungkan penggambaran lain yang dalam kenyataannya tidak ada penggambaran yang realistic.
- Perasaan, merupakan suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang karena pengaruh pengetahuannya dinilainya sebagai keadaan positif atau negative.
Dorongan untuk :
- mempertahankan hidup
- Seks
- Mencari makan
- Berinteraksi
- Meniru
- Berbakti
- Keindahan

B. B.Manusia Sebagai Mahluk Sosial
Manusia merupakan mahluk sosial soalnya manusia tidak bisa hidup sendiri,manusia saling membutuhkan dan harus bersosialisasi dengan manusia lainnya atau mahluk nbermasyarakat karena itu adalah kodrat manusia.
Dikatakan makhluk sosial karena mempunyai alasan,yaitu:
• Manusia tunduk pada aturan norma social
• Perilaku manusia mengharapkan penialaian dari orang lain.
• Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain.
• Potensi manusia akan berkembang apabila ia hidup ditengah-tengah manusia.

Keberadaan sebagai mahluk social, menjadikan manusia melakukan peran-peran sebagai berikut:
-Melakukan interaksi dengan manusia lain atau kelompok.
-Membentuk kelompok-kelompok social
-Menciptakan norma-norma social sebagai pengaturan tertib kelompok.

C. Manusia Sebagai Mahluk Politik
Sebagai mahluk politik manusia membutuhkan orang lain dan memiliki strategi dalam mempertahankan kehidupannya, sehinnga kehidupannya dengan masyarakat dan organisasi social merupakan sebuah keharusan. Dengan politik manusia bias merencanakan dan menyusun startegi dalam bertindak. Karena manusia tidak lepas dari yang namanya politik maka manusia dinamakan sebagai mahluk politik.

D. Manusia Sebagai Mahluk Ekonomi
Sebagai mahluk social dan mahluk ekonomi pada dasarnya selalu menghadapi masalah ekonomi. Inti dari permasalahn ekonomi yang dihadapi manusia adalah kenyataan bahwa kebutuhan manusia jumlahnya tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas.
Sebagai mahluk ekonomi yang bermoral, manusia berusaha memilih dna menggunakan sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhannya dengan memerhatikan nilai-nilai agama dan norma-norma social, tidak merugikan orang lain, menggunakan sumber daya alam secara selektif serta memerhatikan kelestarian lingkungan.



E. Manusia Sebagai Mahluk Budaya
Manusia adalah mahluk budaya artinya mahluk yang berkemampuan menciptakan kebaikan, kebenaran, keadailan dan bertanggungjawab. Sebagai mahluk berbudaya, manusia membudayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan baik bagi dirinya maupun masyarakat demi kesempurnaan hidupnya.
Tujuan dari pemahaman manusia sebagai mahluk berbudaya, agar dapat dijadikan dasar pengetahuan dalam mempertimbangkan dan mensikapi berbagai problematika budaya yang berkembang dimasyarakat sehingga manusia tidak semata-mata merupakan mahluk biologis saja namun juga sebagai mahluk social, ekonomi, politik dan mahluk budaya.


MANUSIA DAN PERMASALAHANNYA

Masalah social muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Sebuah masalah dikatakan sebagai masalah sosial apabila bersangkutan dengan hubungan antar manusia dan menganggu keutuhan bermasyarakat. Pada dasarnya, masalah sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan moral.
Untuk mengklasifikasikan suatu persoalan sebagai masalah sosial yaitu dengan tata kelakuan yang menyimpang dan ukuran-ukuran umum segi moral.
Setiap masyarakat mempunyai ukuran yang berbeda waktu da tempat.
Masalah sosial menyangkut analisis tentang macam-macam gejala kehidupan masyarakat. Sedangkan problema sosial meneliti gejala-gejala abnormalmasyarakat dengan maksud untuk memperbaiki atau bahkan menghilangkannya. Oleh karena itu manusia tidak mungkin ditelaah tanpa mempertimbangkan ukuran-ukuran masyarakat mengenai apa yang dianggap baik dari apa yang dianggap buruk.
Ada 4 kategoris penyebab masalah sosial:
1. Faktor ekonomi: kemiskinan, pengangguran.
2.Faktor biologis: penyakit .
3.Faktor Psikologis:syaraf,bunuh diri.
4.Faktor Kebudayaan:perceraian dan kejahatan.

Rabu, 09 Maret 2011

ISBD

TUGAS ISBD

NAMA : ASEP SAEPUDIN
NIM : 09541100
KELAS : BIOLOGI 2A

RANGKUMAN

Sebagai seorang sarjana kita harus memiliki 3 jenis memampuan, yaitu:
1. Kemampuan personal, artinya kita harus memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukkan sikap, tingkah laku dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia. Kepribadian Indonesia itu diantaranya adalah:
-Sadar akan hak, kewajiban dan tanggung jawab etis moril dan politis terhadap kepentingan bangsa dan Negara yang ditampilkan dalam wujud keteladanan yang baik.
-Dengan sadar mentaati hokum dan UUD ’45 memiliki disiplin pribadi serta disiplin social dan kesadaran nasional yang tangguh dan tidak sempit.
-Berpandangan jauh ke depan, memiliki tekad perjuangan untuk mencapai tarafkehidupan bangsa yang lebuh tinggi didasarkan pada kemampuan objektif dan kekuatan kolektif bangsa Indonesia.
-Aktif dan kreatif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam kegiatan pembangunan nasional dan pembangunan politik.
-Mampu menilai ulang gagasan asing dan nilai-nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
2.Kemampuan akademik, yaitu kemampuan komunikasi ilmiah, lisan dan tulisan, berfikir logis, kritis, sistematik analitik.
3.Kemampuan professional, yaitu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.

Dengan belajar ISBD diharapkan menjadi:
-Manusia unggul (cerdas) secara intelektual
-Anggun secara moral
-Kompeten menguasai IPTEK
-Memiliki komitmen tinggi untuk berbagai peran social

Dalam hidup bermasyarakat terdapat 3 lapisan masyarakat atau sering disebut stratifikasi social, yaitu:
1. Upper class
2. Middle class
3. Lower class
Manusia barat dan timur itu berbeda dari segi pengetahuan, sikap terhadap alam, cita-cita hidup dan status personal. Namun keduanya memiliki persamaan yaitu mengakui adanya suatu yang absolute yang merupakan sumber dari segala sesuatu dan sama-sama menghadapi pertanyaan dasar tentang manusia dan mempunyai wawasan yang sama tentang dimana manusia dapat menemukan pemenuhannya.
Kondisi umat saat ini sakit, karena meninggalkan agama dan secular. Obatnya adalah kembali pada agama dan dokternya adalah umat yang sehat, tahu, sadar dan mau.
Kehidupan masyarakat kita dipengaruhi oleh:
- Globalisasi
- Teknologi
- Modernisasi
- Universalisme
Visi masyarakat Indonesia di tahun 2020 adalah menjadi masyarakat yang:
- Religius
- Demokrasi
- Kepastian hukum
- Egalitarian
- Penghargaan terhadap “human dignity”
- Kemajuan budaya dan bangsa dalam satu kesatuan

Ilmu budaya adalah suatu ilmu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling mendasar dalam kehidupan manusia sebagai makhluk budaya.
Homohumanus mencakup 3 kategori, yaitu:
- Manusiawi, yaitu sikap yang menghargai manusia sebagai makhluk yang memiliki martabat tinggi dengan segala hak-haknya, harus diperlakukan sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan/sesuai dengan fitrahnya makhluk Tuhan.
- Berbudaya, yaitu perilakunya dituntun oleh akal budi sehingga mendatangkan kebahagiaan bagi dirinya dan lingkungannya serta tidak bertentangan dengan kehendak Allah.
- Halus, yaitu sebuah kehalusan dan bertingkah laku perbuatan lembut, sopan santun, budi bahasa dan beradab.
Dalam UU No.20 tahun 2003 disebutkan fungsi dari pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan mambentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Tujuan dari pendidikan nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Abad 20 di Amerika dan Eropa hasil anlisis mereka berkesimpulan bahwa system pendidikan modern yang sekuler telah menghasilkan para saintis dan teknokrat yang handal tapi tidak melahirkan para lulusan yang memiliki integritas kepribadian yang matang.
Pendidikan umum (General education) adalah pendidikan yang berkenaan dengan pengembangan keseluruhan kepribadian seseorang dalam kaitannya dengan masyarakat dan lingkungan hidupnya.
ISBD adalah sebagai integritas ISD dan IBD memberikan dasar-dasar pengetahuan social dan konsep-konsep budaya kepada mahasiswa sehingga mampu mengkaji masalah social kemanusiaan dan budaya. Fungsinya memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang dan konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala social budaya agar daya tangkap, persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan social budaya dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungannya menjadi lebih besar.
Visi ISBD adalah berkembangnya mahasiswa sebagai manusia terpelajar yang kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman dan kesederajatan manusia yang dilandasi nilai-nilai estetika, etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Misi ISBD adalah memberikan landasan dan wawasan yang luas serta menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif pada mahasiswa untuk memahami keragaman dan kesederajatan manusia dalam kehidupan bermasyarakat selaku individu dan makhluk social yang beradab serta bertanggung jawab terhadap sumber daya dan lingkungannya.
Kompetensi ISBD adalah menjadi ilmuwan dan professional yang berfikir kritis, kreatif, sistemik dan ilmiah, berwawasan luas, etis, estetis serta memiliki apersepsi, kepekaan dan empati social, bersikap demokratis, berkeadaban serta ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah social budaya secara arif.
Tujuan ISBD:
1. Mengembangkan kesadaran mahasiswa menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman dan kesederajatan manusia sebagai individu dan makhluk social dalam kehidupan bermasyarakat.
2. Menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman dan kesederajatan manusia dengan landasan nilai estetika, etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.
3. Memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal bagi hidup bermasyarakat, selaku individu dan makhluk social yabg berada dalam mempraktikan pengetahuan akademik dan keahliannya.
4. Makhluk social yang beradab dalam mempraktekan pengetahuan akademik dan keahliannya.

Ada 4 landasan mengapa ISBD harus diajarkan di perguruan tinggi umum, yaitu:
1. Landasan historis
2. Landasan filosofis
3. Landasan teoretis formal
4. Landasan pedagogis

ISBD

                                                       TUGAS ISBD

NAMA           :  ASEP SAEPUDIN
NIM               :  09541100
KELAS           :  BIOLOGI 2A
                
RANGKUMAN

Sebagai seorang sarjana kita harus memiliki 3 jenis memampuan, yaitu:
1.         Kemampuan personal, artinya kita harus memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukkan sikap, tingkah laku dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia. Kepribadian Indonesia itu diantaranya adalah:
-          Sadar  akan hak, kewajiban dan tanggung jawab etis moril dan politis terhadap kepentingan bangsa dan Negara yang ditampilkan dalam wujud keteladanan yang baik.
-          Dengan sadar mentaati hokum dan UUD ’45 memiliki disiplin pribadi serta disiplin social dan kesadaran nasional yang tangguh dan tidak sempit.
-          Berpandangan jauh ke depan, memiliki tekad perjuangan untuk mencapai tarafkehidupan bangsa yang lebuh tinggi didasarkan pada kemampuan objektif dan kekuatan kolektif bangsa Indonesia.
-          Aktif dan kreatif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam kegiatan pembangunan nasional dan pembangunan politik.
-          Mampu menilai ulang gagasan asing dan nilai-nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
2.      Kemampuan akademik, yaitu kemampuan komunikasi ilmiah, lisan dan tulisan, berfikir logis, kritis, sistematik analitik.
3.      Kemampuan professional, yaitu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.

Dengan belajar ISBD diharapkan menjadi:
-          Manusia unggul (cerdas) secara intelektual
-          Anggun secara moral
-          Kompeten menguasai IPTEK
-          Memiliki komitmen tinggi untuk berbagai peran social

Dalam hidup bermasyarakat terdapat 3 lapisan masyarakat atau sering disebut stratifikasi social, yaitu:
1.      Upper class
2.      Middle class
3.      Lower class
Manusia barat dan timur itu berbeda dari segi pengetahuan, sikap terhadap alam, cita-cita hidup dan status personal. Namun keduanya memiliki persamaan yaitu mengakui adanya suatu yang absolute yang merupakan sumber dari segala sesuatu dan sama-sama menghadapi pertanyaan dasar tentang manusia dan mempunyai wawasan yang sama tentang dimana manusia dapat menemukan pemenuhannya.
Kondisi umat saat ini sakit, karena meninggalkan agama dan secular. Obatnya adalah kembali pada agama dan dokternya adalah umat yang sehat, tahu, sadar dan mau.
Kehidupan masyarakat kita dipengaruhi oleh:
-             Globalisasi
-             Teknologi
-             Modernisasi
-             Universalisme
Visi masyarakat Indonesia di tahun 2020 adalah menjadi masyarakat yang:
-             Religius
-             Demokrasi
-             Kepastian hukum
-             Egalitarian
-             Penghargaan terhadap “human dignity”
-             Kemajuan budaya dan bangsa dalam satu kesatuan

Ilmu budaya adalah suatu ilmu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling mendasar dalam kehidupan manusia sebagai makhluk budaya.
Homohumanus mencakup 3 kategori, yaitu:
-          Manusiawi, yaitu sikap yang menghargai manusia sebagai makhluk yang memiliki martabat tinggi dengan segala hak-haknya, harus diperlakukan sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan/sesuai dengan fitrahnya makhluk Tuhan.
-          Berbudaya, yaitu perilakunya dituntun oleh akal budi sehingga mendatangkan kebahagiaan bagi dirinya dan lingkungannya serta tidak bertentangan dengan kehendak Allah.
-          Halus, yaitu sebuah kehalusan dan bertingkah laku perbuatan lembut, sopan santun, budi bahasa dan beradab.
Dalam UU No.20 tahun 2003 disebutkan fungsi dari pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan mambentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Tujuan dari pendidikan nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Abad 20 di Amerika dan Eropa hasil anlisis mereka berkesimpulan bahwa system pendidikan modern yang sekuler telah menghasilkan para saintis dan teknokrat yang handal tapi tidak melahirkan para lulusan yang memiliki integritas kepribadian yang matang.
Pendidikan umum (General education) adalah pendidikan yang berkenaan dengan pengembangan keseluruhan kepribadian seseorang dalam kaitannya dengan masyarakat dan lingkungan hidupnya.
ISBD adalah sebagai integritas ISD dan IBD memberikan dasar-dasar pengetahuan social dan konsep-konsep budaya kepada mahasiswa sehingga mampu mengkaji masalah social kemanusiaan dan budaya. Fungsinya memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang dan konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala social budaya agar daya tangkap, persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan social budaya dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungannya menjadi lebih besar.
Visi ISBD adalah berkembangnya mahasiswa sebagai manusia terpelajar yang kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman dan kesederajatan manusia yang dilandasi nilai-nilai estetika, etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Misi ISBD adalah memberikan landasan dan wawasan yang luas serta menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif pada mahasiswa untuk memahami keragaman dan kesederajatan manusia dalam kehidupan bermasyarakat selaku individu dan makhluk social yang beradab serta bertanggung jawab terhadap sumber daya dan lingkungannya.
Kompetensi ISBD adalah menjadi ilmuwan dan professional yang berfikir kritis, kreatif, sistemik dan ilmiah, berwawasan luas, etis, estetis serta memiliki apersepsi, kepekaan dan empati social, bersikap demokratis, berkeadaban serta ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah social budaya secara arif.
Tujuan ISBD:
1.      Mengembangkan kesadaran mahasiswa menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman dan kesederajatan manusia sebagai individu dan makhluk social dalam kehidupan bermasyarakat.
2.      Menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman dan kesederajatan manusia dengan landasan nilai estetika, etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.
3.      Memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal bagi hidup bermasyarakat, selaku individu dan makhluk social yabg berada dalam mempraktikan pengetahuan akademik dan keahliannya.
4.      Makhluk social yang beradab dalam mempraktekan pengetahuan akademik dan keahliannya.

Ada 4 landasan mengapa ISBD harus diajarkan di perguruan tinggi umum, yaitu:
1.      Landasan historis
2.      Landasan filosofis
3.      Landasan teoretis formal
4.      Landasan pedagogis